About Us

About Us

Panasonic Gobel Awards telah berlangsung selama 18 tahun tanpa henti. Ide Panasonic Gobel Awards ini berasal dari tekad untuk merealisasikan cita-cita dan semangat ayahanda kami alm. Drs. Thayeb M. Gobel (pendiri Gobel Group) dalam mewujudkan masyarakat industri di Indonesia. Alm. Drs. Thayeb Mohammad Gobel bersama dengan alm. Mr. Konosuke Matsushita (pendiri Matsushita Electric Industrial co.,ltd - jepang) selalu mengingatkan kami, generasi yang lebih muda untuk mencintai dan ikut memperkaya khasanah budaya bangsa Indonesia, tempat kita dilahirkan dan mengabdi.

Beliau berdua menekankan, bahwa kemajuan masyarakat industri di Indonesia, tidak mungkin lepas dari daya kreativitas dan inovasi pelaku industri masyarakat pengguna produk industri. Karena itu, daya kreativitas dan inovasi yang menjadi sumber mata air kemajuan dan perkembangan masyarakat industri di Indonesia, hanya mungkin tumbuh dan berkembang jika kemajuan adat istiadat dan tradisi dari lebih dari 300 suku bangsa yang mendiami lebih dari 17.000 pulau-pulau di Indonesia, secara terus menerus dipelihara dan diperbaharui oleh peningkatan kualitas interaksi antar pelbagai suku bangsa tersebut dengan kemajuan teknologi.

Dewasa ini teknologi pertelevisian telah mencapai taraf hampir sempurna. Penggunaan satelit dan pesawat TV baik analog maupun digital, telah memberikan kesempatan yang tak terbatas bagi para pemirsa untuk menerima dan menikmati program siaran yang dirancang oleh ratusan channel TV dari pelbagai negara. Kini televisi telah mempunyai peranan strategis sebagai medium komunikasi yang adiluhung, akibat kemajuan teknologi digital dan multimedia. Televisi telah masuk ke dalam ruang-ruang pribadi, baik sebagai media hiburan maupun sebagai media yang mampu menyerdiakan informasi dan pengetahuan seketika, atas segala jenis peristiwa yang dialami oleh individu dari belahan dunia atau kepulauan lainnya.

Menurut hemat kami, kekuatan televisi sebagai pencipta persepsi dan wawasan baru atas segala jenis peristiwa yang dialami oleh suku bangsa lain dari belahan dunia atau kepulauan lainnya tersebut dapat dimanfaatkan menjadi wahana peningkat kecerdasan bangsa Indonesia. Melalui kekayaan inovasi dan daya kreasi yang dilahirkan oleh para perancang program acara TV dari pelbagai channel yang ada, kualitas pemahaman kita akan keindahan adat istiadat., tradisi dan kebudayaan saudara-saudara kita satu bangsa, yang berasal dari suku bangsa lain di kepulauan yang berbeda dalam wilayah negara kesatuan republik Indonesia, dapat ditingkatkan.

Tekad untuk ikut membangun masyarakat industri Indonesia, kecinaan akan pelbagai jenis kekayaan tradisi, adat istiadat dan kebudayaan suku bangsa di Indonesia, dan pemahaman akan fungsi strategis dari acara TV yang dikemas secara cerdas dan indah, telah melahirkan ide Panasonic Awards kepada para insan pertelevisian Indonesia.. Selama 10 tahun tanpa henti, kami selalu berusaha agar Panasonic Awards berlangsung terus dengan kualitas yang semakin yang semakin meningkat. Kami berharap pemberian penghargaan ini dapat memberikan motivasi kepada para insan pertelevisian, untuk bekerja lebih kreatif dalam menghasilkan program acara TV yang berdaya cipta tinggi dan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Dengan demikian, Panasonic Awards bukanlan dimaksudkan sebagai suatu pesta, tetapi merupakan medium untuk mengembangkan eksistensi budaya dan peradaban Indonesia, melalui pelbagai jenis program acara pertelevisian yang dikemas dengan cerdas dan apik, serta memikat bagi para pemirsanya.

Sebagai dedikasi terhadap segenap perjuangan dan kerja keras semua pihak yang telah memberikan inspirasi dan berupaya membesarkan Panasonic Awards, pada tahun kesepuluh lalu telah diterbitkan buku sepuluh tahun Panasonic Awards sebagai bagian dari perjalanan sejarah pertelevisian Indonesia.

Selamat untuk pertelevisian Indonesia !

Rachmat Gobel



Presiden Komisaris
PT Panasonic Gobel Indonesia

1956

Dibalik penyelenggaraan Panasonic Gobel Awards secara berkesinambungan dalam kurun waktu empat belas tahun ini, tidak lepas dari misi warisan dari (alm) drs. H. Thayeb Mohammad Gobel. Beliaulah sebagai perintis keberadaan Panasonic di Indonesia pada tanal 27 juli 1970 dengan membentuk perusahaan patungan PT National Gobel, bekerjasama dengan diperusahaan matshushita electric industrial co., ltd – jepang. Jauh sebelum itu pada awal tahun 1950-an beliau bersama beberapa kawannya telah mendirikan PT Transistor Radio Manufacturing co., yang memproduski radio transistor bermerek “tjawang”. Keberadaan radio transistor yang dioperasikan dengan baterai ini membawa perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia yang terpencar di berbagai pulau, dengan kondisi pada waktu itu dimana fasilitas listrik masih belum merata dan infrastruktur perhubungan masih sangat terbatas. Radio transistor ini dapat menangkap siaran pemerintah dari seluruh pelosok Indonesia, sehingga dapat menjadi alat untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. 1974

Dalam suatu kesempatan presiden soekarno bertanya kepada Thayeb Gobel, “mengapa memilih usaha radio transistor?’ jawabnya, “supaya pidato bapak dapat sampai kepada orang-orang di desa, di tempat jauh yang terpencil di kaki-kaki gunung, di pulau-pulau meskipun di tempat-tempat tersebut belum ada listrik, pak.” Sekitar satu juta unit radio transistor “tjawang” berhasil diproduksi dan dipasarkan dalam kurun waktu 1954-1964.

Penyelenggaran asian games IV tahun 1962 di jakarta membawa kemajuan bagi PT transistor radio manufacturing co. Perusahaan ini bersama leppin karya yasa ditunjuk untuk memproduksi 10.000 unit pesawat televise hitam putih guna mendukung siaran asian games iv. Melalui kerjasama teknik dengan matsushita electric industrial co.,ltd – jepang yang ditandatangani pada 29 februari 1960, produksi pesawat televis hitam putih pertama di Indonesia bermerek “national” berhasil diselesaikan. Beberapa tahun sebelumnya kepada menteri penerangan maladi, Thayeb Gobel telah mengusulkan untuk membangun pemancar televisi di Indonesia. Usul tersebut kemudian diterima denngan berdirinya TVRI sebagai stasiun televisi pertama di Indonesia. Babak ini merupakan awal keterlibatan thayeb gobel dengan dunia pertelevisian Indonesia. “melalui bisi yang jauh ke depan thayeb mohammad gobel telah mendedikasikan seluruh usahanya semata-mata ditujukan untuk kepentingan bagsa dan negara republik Indonesia,” kata jenderal TNI (purn) M. Jusuf, mantan menteri perindustrian dan Menhakam/Pangab.

Melihat perjalanan panjang tersebut, bukanlah hal yang istimewa jika para penerus thayeb gobel melalui bendera PT Panasonic Gobel Indonesia mendukung industri pertelevisian Indonesia dengan penuh komitmen. Panasonic Awards sebagai lambang supremasi tertinggi apresiaasi terhadap karya kreatif insane pertelevisian Indonesia merupakan bukti nyata yang tak terbantahkan.

Panasonic Awards yang mulai digelar pada tahun 1997 pertama kali dilakukan dengan bekerjasama dengan INDOSIAR dan penilaian berdasarkan jajak pendapat yang dikelola oleh Tabloid Citra.

Inspirasi Panasonic Awards berasal dari semangat alm. Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, sebagai pionir keberadaan industri pertelevisian di Indonesia. Thayeb gobel mengjarkan “falsafah pohon pisang: sebagai simbolisasi dari budaya kerja yang dianut oleh perusahaannya. Tidak ada bagian dari pohon pisang yang tidak berguna, buahnya sebagai makanan daun dan bagian-bagian lainnya dapat dipergunakan sebagai keperluan, dapat tumbuh dimana saja, memberikan manfaat bagi manusia maupunn makhluk lainnya dan selalu menyiapkan generasi selanjutnya sebelum mati. Inspirasi yang diwariskan oleh thayeb gobel ini salah satunya menjelma menjadi aktualisasi dengan digelarnya ajang pemberian apresiasi terhadap pencapaian tertinggi dalam berkarya di industri pertelevisian Indonesia, yaitu Panasonic Awards.

Dukungan Panasonic selama sepuluh tahun ini didasari oleh keyakinan atas keinginan yang kuat untuk membangun bangsa, melalui sinergi antara visi industri dikolaborasikan dengan budaya.

Industri pertelevisian Indonesia tumbuh dengan sangat pesat dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Dipelopori oleh TVRI sebagai stasiun televisi nasional milik pemerintah pada tahun 1962, yang kemudian mulai tahun 1990-an sampai sekarang bermunculan stasiun televisi swasta nasional seperti RCTI, SCTV, ANTV, INDOSIAR, METRO TV, TV7, TRANS TV, LATIVI dan GLOBAL TV. Selain itu hampir di setiap daerah muncul stasiun televisi local. Stasiun-stasiun televisi tersebut menyajikan program- program yang bervariasi dari film, berita, olah raga, hiburan, wisata, gaya hidup sampai dengan program pendidikan.

Perkembangan teknologi komunikasi yang semakin maju seperti adanya teknologi 3G yang memungkinkan telepon genggam menerima siaran televisi, televisipun akan ada di kantong setiap orang. Komitmen tahun 2011 dimana dunia akan meninggalkan teknologi analog dan memasuki abad digital, sepenuhnya merupakan tantangan yang harus dijawab kalangan industri pertelevisian Indonesia. Mempersiapkan diri sebaik mungkin menuju kesetaraan dengan menguasai teknologi, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Ketika semuanya teah dikuasai, selanjutnya bagaimana dengan kontennya? Kreativitas merupaka inti dari konten industri pertelevisian, itu sebabnya industri pertelevisian (broadcast) termasuk salah satu nomenklatur dalam creative economy—ekonomi yang output dan inputnya adalah ide (John Howkins, How People Make Money From Ideas, 2001). Kreativitas yang diapresiasi oleh pemirsa televisi inilah merupakan esensi dari Panasonic Awards. Kreativitas tertinggi yang dicapai oleh para insan pertelevisian sebagai bentuk profesionalisme dalam menjalankan profesinya, nilai yang harus diganjar dengan penghargaan Panasonic Awards.

Visi
Menciptakan industri pertelevisian Indonesia yang unggul,sejajar dengan tingkat kualitas industri pertelevisian bangsa-bangsa lain di dunia, seiring dengan digitalisasi pertelevisian dunia pada tahun 2011.

Misi
Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia melalui industri pertelevisian untuk membangun peradaban bangsa Indonesia yang moderin dan produktif, sesuai dengan kemajuan dan tantangan jaman.

Sebagai ungkapan terima kasih kepada pimpinan dan karyawan perusahaan elektronika yang menyandang “brand name” Panasonic kepada masyarakat Indonesia, atas apresiasi dan kecintaan mereka terhadap eksistensi produk-produk elektronika dari seterika, kipas angin, pompa air hingga pesawat TV dengan “brand name” Panasonic, yang telah diproduksi dan diperjual belikan di Indonesia sejak tahun 1970.

Panasonic Awards dilaksanakan secara terus menerus setiap tahun, sebagai media komunikasi dan penjalin tali silaturahmi diantara para pimpinan dan karyawan industri pertelevisian, produser acara, sutradara, actor dan aktris dengan para pemirsanya.

Panasonic Awards dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada pemirsa menggunakan kecerdasan dan kecintaan mereka dalam memilih program acara atau para insane pertelevisian yang dipandang terbaik, sesuai dengan criteria masing-masing pribadi yang bebas merdeka, melalui metode jajak pendapat yang netral dan transparan, serta divalidasi oleh tabulator independent yang memiliki kredibilitas.

Panasonic Awards merupakan bentuk pengakuan public atas prestasi puncak para insane pertelevisian, yang setiap hari telah menunjukkan dedikasi, kreativitas dan inovasi mereka dalam setiap program TV, yang kemudian dinominasikan untuk bersaing dan dipilih sebagai karya terbaik dalam satu arena kompetisi yang fair dan adil. Melalui Panasonic Awards, para pemenang diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengekspresikan diri atas apresiasi dan kecintaan yang telah ditujukkan oleh jutaan pemirsa melalui pilihan langsung yang dilaksanakan.

Panasonic Gobel Awards diselenggarakan oleh PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) merupakan ajang pemberian penghargaan kepada insan pertelevisian Indonesia, pemberian penghargaan ini berdasarkan suara terbanyak hasil dari jajak pendapat pemirsa televisi melalui kuesioner yang dikelola oleh panitia Panasonic Gobel Awards.

Proses jajak pendapat dilakukan melalui website, sms dan surat. Selain itu dari hasil pengisian formulir jajak pendapat yang didistribusikan secara langsung dalam berbagai kesempatan. Untuk menghindari duplikasi pemberian suara, PT Panasonic Gobel Indonesia menunjuk tabulator independent untuk melakukan validasi hasil jajak pendapat. Tabulator independent yang pernah terlibat antara lain ernst & young.

Pada Panasonic Awards 2006 ini bertindak sebagai tabulator independent yaitu kap Tanubrata Sutanto Sibarani (TSS), jajak pendapat sms dikelola oleh PT Infokom Elektrindo. Untuk penentuan 5 nominasi pemenang dari 22 kategori penghargaan diseleksi melalui rating TV yang disurvey oleh AGB Nielsen.